Acara-Acara

Jaa!

So ore wa meso-meso :D

Ketemu lagi dengan saya, Fitria (Defi lagi absen sekarang :D). Akhirnya saya bisa kembali lagi untuk mengepos beberapa hal di Blog ini. Mohon maaf karena saya baru bisa kembali menulis, ada beberapa hal yang menghalangi dan tak ingin saya sebutkan di sini. However, saya harap, semoga tulisan ini bisa dibaca dan diapresiasi oleh teman-teman dengan baik :D

Yup, begitu banyak hal yang sudah dilalui selama saya tidak mengepost di Blog resmi Forjais ini. Bagaimana kalau kita bahas satu persatu? :D

Yap, here we goes, Minna...

  1. Beberapa minggu setelah kami kembali memasuki Forjais (karena sempat hiatus selama beberapa saat), kami—para anggota diminta kesediaannya untuk mengikuti acara Nonton Bareng Rohis se-Tenggarong di Masjid SMAN 2 Tenggarong. Dan tak dinyana, banyak sekali anggota sesama Rohis di Tenggarong. Dan kegiatan kami sungguh menyenangkan.

Untuk ukuran SMP sendiri hanya ada dua SMP, kami—SMPN 1 Tenggarong dan SMP IT Tenggarong. SMA sendiri, dari SMAN 2, SMAN 1, dan SMAN 3. Juga SMK.

Acara pertama adalah tilawah, sambutan, lalu penetapan peraturan yang kami buat sendiri. Dilanjutkan dengan perkenalan dengan beberapa moderator, diselingi acara senam otak (yang cukup bikin segar) dan akhirnya menonton Film.

Film yang kami tonton berjudul Emak Ingin Naik Haji yang diadaptasi dari Novel Asma Nadia. Tepat setelah film ini selesai, tak terasa, azan Zuhur tiba dan kami melaksanakan shalat, setelah sebelumnya memakan snack yang disediakan oleh panitia. Setelah shalat, dilanjutkan dengan makan berat.

Setelah Film ini ditonton, kami diharuskan membuat yel-yel dan mengapresiasi film tersebut lewat tulisan—berupa komentar atau opini, terutama mengenai hal-hal yang mampu kita ambil dari film tersebut.

Anggota kelompok kami—isinya semua perempuan. Mengingat yang laki-laki (ketua, red) diharuskan bergabung dengan kelompok lain.

Cukup untuk kelompok kami yaa~ :D

Yel-yel kami adalah sebagai berikut :

Siapa cinta Islam bilang OKE! (Oke). Siapa sudah salat bilang OKE! (Oke). Siapa suka ngaji, siapa suka dzikir, siapa sudah ibadah bilang OKE! (Oke). SMPN 1 Tenggarong~ Islam-islam-islam-YES!

Menyenangkan, bukan? That’s such a great momment, we can’t forget it.

Setelah itu pembacaan hasil diskusi kami. Khusus dari kelompok kami, Mayang Indriany RB-lah yang melakukannya.

Kemudian, karena diskusi telah selesai, dilanjutkan dengan game simpel untuk mengasah otak. Dan terakhir, pemilihan Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara untuk Rohis se-Tenggarong. Kami tidak memilih perwakilan dari kelompok kami karena alasan SELURUH anggota kami sudah kelas 9 SMP, and you know then~ sudah mendekati Ulangan Nasional. Sedangkan untuk mengurus Forjais ini saja bukanlah hal yang mudah.

Akhirnya kami pulang dengan... umm—damai? Ohoho, ada kejadian yang hanya menjadi rahasia umum di antara kami.

Ada satu tragedi yang terjadi saat rombongan pulang yang naik Taksi Kota (termasuk saya lhoh!) a.ka Angkot kembali ke SMPN 1 Tenggarong (Iya, emang rada E-Lit :P). Salah satu anggota, Rizal EK, Tasnya ketinggalan di gedung SMA di atas, HP-nya jatuh di depan gerbang dan itu terjadi setelah kami telah sepenuhnya keluar dari area SMA. Seperti ini kejadiannya :

All : *ngobrol* *mobil sepenuhnya di luar sekolah*

Rizal : *tampang panik—grepe-grepe tubuh sendiri* Tunggu! Ada yang ketinggalan.

Saya : Hah? Apaan?

-mobil mendadak memelan-

Rizal : *ngeraba Kantong* HAPE!

Fahri : Wah! Stop dulu! Stop! *ikutan panik*

-mobil berhenti-

Rizal : TAS JUGA GAADA!

All : Astajim.

Rizal akhirnya lari-lari bolak-balik (padahal gedung SMAN 2 itu tinggi euy!). Asoy.

Gitu deh, sebenarnya emang kalo ditulis gak bakal lucu, (karena si penulis ini emang jayus dan kelewat serius). Tapi suer, kalo beneran di Angkot waktu itu, pasti bakal kaget sendiri, karena ngeliat muka Anggota cowok kedua itu (?) Parno abis, dan bikin suasana angkot mendadak tegang. :P

  1. Wohoho, ini yang cukup menyenangkan. Bukannya menyenangkan, tapi MEMBAHAGIAKAN! Gimana gak coba? Setelah selama ini cuma angkatan kami yang melanglang buana (?) di Forjais, akhirnya cukup banyak angkatan di bawah kami yang MASUK! HORE! *tebar-tebar kertas kecil –– Maklum miskin, gabisa beli bunga—plak*

Dan—yah, emang ada beberapa masalah—taulah, anak-anak yang rada males. Niatan mau ngelabrak. Tapi sabar, maklum lagi puasa. Padahal tangan udah siap-siap ngepal tangan.

Yap, semoga aja anggota-anggota baru ini sedikit yang keluar. Notabene, kita udah kesulitan banget nyari anggota baru, padahal udah bikin poster, sampe masuk-masuk ke kelas buat ngasi info—tapi—wow, hasilnya gak mengesankan..

Semoga aja, kita bisa makin semangat dengan hal ini—anggota baru gituloh! Soalnya udah putus asa, udah Punya grup pesbuk, udah punya blog—masa’ gak punya penerus? –plak-

Seupil (?) yang saya mau katakan pada –terutama adek-adek kelas—yang rada males-malesan ato gak niat sama sekali buat Forjais ini :

Dek, mendingan kalo gak suka sama kita bilang aja gitu ya, repot amit sampe gak mau masuk-masuk gitu. -____-‘’ semoga aja yang baca ini (yang Adek kelas –semoga aja) bisa kebuka hatinya buat ikhlas deh. Daripada ntar bikin dosa aja—dan tau-tau kita yang disalahin ntar~ *soalnya kita udah tau satu orang*

Yuppieiya~ Ini aja deh dulu ya sementara. Insyaallah, nanti akan ada liputan mengenai acara yang udah kita implementasikan—buka PUASA BERSAMA! :D

Semoga aja tulisan ini bisa berkesan.

So meso-meso, ikimasu yoo~

Maklum saya rada gila sekarang. Mungkin nanti bakal gantian sama Defi atau Shifa untuk masalah pengepost-an~

Buat acara, plis bantuannya buat dokumentasi, jadi saya bisa terus ngepost di sini. (maklum, blog sendiri aja gak keurus-urus)

Salam Hangat dan gaje (?)

Fitria N as the author~

Anggota Forjais

Nee! Sorry, kita berdua lupa memperkenalkan para anggota Forjais....

Inilah diaaa *jengjengjeng*

Ketua : Agung Fahriadi cici
Sekretaris : Dian Ainy IGA P.
Bendahara : Indrianty
Tentor : Hiatun Sri Wahyuni
Pengurus blog/Penyebar Info : Defi Rahma Santi

Sisanya anggota. Hn, ada yang mau ikut lagi?

Kegiatannya banyak loh. Tinggal diatur aja. Untuk mingguan :
  • Taujid
  • Tahlil
  • Mengaji
  • Bahkan CurCol (curhat Colongan)
  • etc.
Tahunan :
  • Buka puasa dan tarawih bersama
  • Silaturahmi
Okeh.. Berbagai tete bengeknya bisa diatur dan ditanya sama admin, pengurus atau tentor..

So, mind to join n follow??
Category: 0 komentar

Menggunakan Jilbab

Fitria : Ohyeah.. Note lagi.. Baca yayayaya!
Dedef : Bener tuh, ntar dapet pahala!
Fitria : Yuppie! Akhirnya kau mendukungkuu!! *nangis bombay*
Dedef : *lari* ga-gajadi ah~
Fitria : DeDEEEEFF!! *ngejar*
Dedef : TIDAK!!

_lupakan sajalah kegajean dua orang ini_

_________
Syariat Menggunakan Jilbab

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu, dan isteri-isteri orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.Perintah memakai jilbab bagi wanita muslimah telah Allah firmankan dalam kitab-Nya yang mulia Al-Qur'an dan hadits rasul-Nya. Kedudukan mengenakan jilbab (busana wanita muslimah) dihukumi wajib sama kedudukannya dengan shalat , puasa, zakat, haji (bagi yang mampu).

Dan, jilbab ini bila ditinggalkan (diacuhkan) oleh seorang wanita yang mengaku dirinya memeluk agama islam maka bisa mengakibatkan pelakunya terseret dalam salah satu dosa besar karena kedudukannya yang wajib maka bila ditinggalkan akan mendapatkan adzab, laknat dan murka Allah subhanahuwata'ala.

Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Shahih riwayat Muslim:

Ada dua golongan penduduk neraka dari ummatku, tetapi aku belum pernah melihat keduanya: Wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, yang berlenggak-lenggok dan memiringkan kepala mereka seperti punuk unta. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya. Dan dimana sekelompok laki-laki bersama mereka yang membawa cemeti seperti ekor sapi yang mereka gunakan untuk memukuli atau menyambuki hamba-hamba Allah tersebut.

Hadits Muslim nomor 2128 Diriwayatkan oleh Abu Hurairah yang berbunyi:

Nabi saw bersabda: Ada dua kelompok ahli neraka yang aku belum pernah melihat keduanya Seorang laki-laki yang mempunyai cemeti/cambuk seperti ekor sapi. Mereka mencambuki manusia dengannya dan para wanita yang berpakaian tetapi telanjang,bergoyang-goyang
dan berlenggak-lenggok , kepala mereka ( ada sesuatu) seperti punuk unta yang bergoyang-goyang. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya padahal bau surga itu dapat dicium dari jarak sekian dan sekian.

Sedangkan hadits lain yang diriwayatkan Imam Ahmad 2/223 berbunyi :

Pada akhir ummatku nanti akan muncul kaum laki-laki yang menaiki pelana seperti layaknya kaum laki-laki, mereka turun kemasjid-masjid, wanita-wanita mereka berpakaian tetapi laksana telanjang, diatas kepala mereka (ada sesuatu) seperti punuk unta yang lemah gemulai. Laknatlah mereka, karena sesungguhnya mereka adalah wanita-wanita yang terlaknat.

Hadits Riwayat Ahmad dan Al-Haitsami mengatakan rijal Ahmad adalah rijal Shahih
Sebelum saya menyampaikan dalil-dalil dari Al-Qur'an dan hadits nabi tentang wajibnya mengenakan jilbab saya juga melampirkan keterangan tentang syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh seorang wanita muslimah ketika memakai jilbabnya (tentunya dengan dalil dari hadits yang shahih). Sebagaimana yang telah kita ketahui dalam kaidah ushul fiqih bahwa apabila suatu syarat dalam ibadah tidak dipenuhi maka ibadahnya tersebut tidak sah/tertolak. Misalnya seorang yang shalat tanpa menghadap kiblat atau tanpa berbusana(telanjang) maka shalatnya tidak sah karena ada beberapa syarat yang tidak dipenuhinya. Begitupula halnya dengan memakai jilbab ini ada pula syarat-syaratnya yang harus dipenuhi agar memakai jilbab ini diterima dan dirihai Allah Dan mudah-mudahan dengan rahmat-Nya karena ketaatan kita kepada Allah yang lebih kita utamakan dari siapapun diatas muka bumi ini Allah akan memasukkan kita kedalam surga-Nya yang abadi. Amin.

Maka sepatutnya bagi seorang wanita muslimah setelah mendapati dalil tentang wajibnya mengenakan jilbab mematuhinya dan segera melaksanakan perintah Allah dan Rasul-Nya untuk menghindarkan dirinya dari murka Allah dan tentu saja siksa-Nya yang sangat pedih dineraka bagi hamba-hamba-Nya yang melanggar perintah-Nya.


Saudariku fillah yang dirahmati Allah

Seorang wanita muslimah yang meyakini Allah sebagai Rabb-Nya dan Muhammad sebagai Nabi dan Rasul-Nya maka konsekuensinya adalah dia harus mematuhi apa yang datang dari Allah dan Rasul-Nya.Dan tidaklah patut bagi kita sebagai hamba-Nya memilih alternatif/alasan lain untuk berpaling dari perintah-Nya sebab akan menyebabkan kita tersesat dari petunjuk-Nya sebagaimana firman-Nya:

Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak pula bagi wanita yang mukmin apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan(urusan) akan ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka. Dan, barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguh dia telah sesat, sesat yang nyata. (Al-Ahzab:36)

Apabila seorang hamba telah sesat maka yang menjadi teman setia baginya adalah setan.
Karena didunia ini hanya ada dua pilihan menjadi hamba Allah (taat pada perintah dan menjauhi laranganNya serta mengikuti sunnah NabiNya) atau hamba setan yaitu mengikuti hawa nafsunya dan mematuhi seruan setan dengan meninggalkan seruan Allah dan rasul-Nya . Apabila hawa nafsunya telah ditaati dan diikuti maka setanlah yang akan menjadi sahabat setianya sehingga jauhlah dia dari hidayah-Nya dan petunjuk-Nya. Sebagaimana firman-Nya:

'Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Rabb Yang Maha Pemurah (Al-Qur'an) kami adakan baginya setan yang (menyesatkan) maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.Dan sesungguhnya setan-setan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk. (Az-Zukhruf :36-37)

Seringkali kita mendengar tentang nada-nada sumbang yang berkesan mengatakan bahwa jilbab itu tidak sesuai dengan perkembangan zaman yang serba modern dan canggih ini. Dimana kita hidup diabad 21 yang penuh dengan teknologi modern dan serba bebas, sehingga apabila kita mengenakan busana islami/jilbab maka kita akan ketinggalan zaman dan kuno(kolot). Patut ditanyakan kembali kepada mereka apabila jilbab itu tidak lagi relevan/sesuai dengan perkembangan zaman saat ini secara tidak langsung dia telah menyatakan bahwa Allah itu tidak relevan lagi menjadi Rabbnya karena yang menurunkan perintah jilbab itu adalah Allah Rabbnya seluruh makhluk dibumi dan dilangit.yang jelas-jelas termuat dalam kitab-Nya yang mulia Al-Qur'anul karim bila dia mengingkari hakikat perintah jilbab tersebut berarti dia mengingkari Al-Qur'an dan dengan dia mengingkari Al-Qur'an berarti dia telah mengingkari yang membuat hak ciptanya yaitu Allah subhanahuwata'ala.Karena itu patut dicamkan dan direnungkan dengan hati-hati sebelum kita mengeluarkan nada-nada sumbang yang aneh dengan alasan perkembangan zaman.

Dalil Al-Qur'an Dan Hadits Yang Memerintahkan Kita Untuk Berjilbab

Dibawah ini saya sampaikan dalil-dalil yang menyuruh wanita muslimah untuk berjilbab. Yaitu firman Allah subhanahuwa ta'ala dalam surat An-Nuur ayat 31:

katakanlah kepada wanita yang beriman:Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluan mereka dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang biasa nampak dari mereka. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedada mereka dan janganlah menampakkan perhiasan mereka, kecuali kepad suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau puter-putera suami mereka, atau saudara-saudara mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka atau wanita-wanita islam atau budak-budak yang mereka miliki atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan terhadap wanita atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan, janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

Sebab turunnya ayat ini adalah sebagaimana yang diceritakan oleh Muqatil bin Hayan (dalam Tafsir Ibnu Katsir) dia berkata:

Telah sampai berita kepada kami dan Allah Maha Tahu bahwa Jabir bin Abdullah Al-Anshari telah menceritakan bahwa Asma binti Murtsid tengah berada ditempatnya di Bani Haritsah. Tiba-tiba banyak wanita menemuinya tanpa menutup aurat dengan rapi sehingga tampaklah gelang-gelang kaki mereka, dada, dan kepang rambutnya. Asma berguman :Alangkah buruknya hal ini. Maka Allah Ta'ala menurunkan ayat ini.

Diriwayatkan bahwa Aisyah radhiyallahu anha pernah berkata :

Semoga Allah merahmati wanita Muhajirin yang pertama yang tatkala Allah Ta'ala menurunkan ayat: Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung kedada mereka.. Mereka lantas merobek kain tak berjahit (muruth) yang mereka kenakan itu, lalu mereka berkerudung dengannya (dalam riwayat lain disebutkan: Lalu merekapun merobek sarung-sarung mereka dari pinggir kemudian mereka berkerudung dengannya.

Hadits Riwayat Bukhari (II:182 dan VIII:397) dan Abu Dawud dan Al-Hakim (IV/194)

Sedangkan riwayat dari Ibnu Abi Hatim lebih sempurna dengan sanadnya dari Shafiyah binti Syaibah yang mengatakan:

Tatkala kami berada disamping Aisyah yang menyebutkan keutamaan wanita suku Quraisy, lalu Aisyah berkata: Sesungguhnya kaum wanita suku Quraisy itu memiliki satu keutamaan . Dan, aku demi Allah tiada melihat yang lebih utama daripada wanita-wanita Anshar dan yang lebih membenarkan terhadap Kitabullah maupun keimanan terhadap Al-Qur'an. Tatkala diturunkan surat An-Nuur ayat 31, maka para lelaki mereka (kaum Anshar) langsung kembali pulang menuju mereka untuk membacakan apa yang baru saja diturunkan oleh Allah atas mereka , seorang laki-laki membacakan ayat tersebut kepada istrinya, putrinya, saudarinya serta kerabatnya. Tak seorang wanitapun dari mereka melainkan lantas bangkit untuk mengambil kain yang biasa dikenakan lalu digunakan untuk menutupi kepala (menjadikannya kerudung) dalam rangka membenarkan dan mengimani apa yang telah diturunkan Allah dari Kitab-Nya. Lalu pada pagi harinya dibelakang Rasulullah (menunaikan shalat shubuh) mereka mengenakan tutup kepala (kerudung) seakan-akan diatas kepala mereka itu terdapat burung gagak.

Ibnu Katsir menuturkan juga riwayat ini, demikian pula Al-Hafizh dalam Fathul Bari (VIII/490), Imam Thabrani dalam Muljam Al-Kabir I/245-2 dan Ibnu Asakir dalam Tarikh Damsyiq (IV:46-1/243-1) Hadits ini diriwayatkan Bukhari dalam Tarikhnya secara ringkas dan juga oleh Abu Zurah ia mengatakan hadits ini shahih.

NB : Udah berkali-kali aku ngingetin, klo kalian belum juga berubah, yah itu berarti kalian berada di pihak setan....

Category: 0 komentar

Pacaraaann?

Fitria : Hehe.. Note lagi nih~
Dedef : Halah, ngopi juga..
Fitria : Biarin!
Dedef : Terserah..
Fitria : *pundung episode 3*

-----

SEBAGIAN PENYELEWENGAN YANG TERJADI DALAM PERKAWINAN
YANG WAJIB DIHINDARKAN/DIHILANGKAN
1. Pacaran
Kebanyakan orang sebelum melangsungkan perkawinan
biasanya "Berpacaran" terlebih dahulu, hal ini
biasanya dianggap sebagai masa perkenalan individu,
atau masa penjajakan atau dianggap sebagai perwujudan
rasa cinta kasih terhadap lawan jenisnya.

Adanya anggapan seperti ini, kemudian melahirkan
konsesus bersama antar berbagai pihak untuk
menganggap masa berpacaran sebagai sesuatu yang lumrah
dan wajar-wajar saja. Anggapan seperti ini adalah
anggapan yang salah dan keliru. Dalam berpacaran sudah
pasti tidak bisa dihindarkan dari berintim-intim dua
insan yang berlainan jenis, terjadi pandang memandang
dan terjadi sentuh menyentuh, yang sudah jelas
semuanya haram hukumnya menurut syari'at Islam.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

"Artinya : Jangan sekali-kali seorang laki-laki
bersendirian dengan seorang perempuan, melainkan si
perempuan itu bersama mahramnya". (Hadits Shahih
Riwayat Ahmad, Bukhari dan Muslim).
Jadi dalam Islam tidak ada kesempatan untuk berpacaran
dan berpacaran hukumnya haram.

> Ana mau bertanya pada antum antum sekalian,
> pertama apakah hukum
> orang yang berpacaran yang dalam pacaran tersebut
> melakukan hubungan
> yang sebatas (maaf) cumbu rayu, pelukan, ciuman,
> dsb? Tapi tidak melakukannya


Insya Allah ayat ini bagus untuk kita simak :

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti
langkah-langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti
langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya syaitan itu
menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang
mungkar. Sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan
rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak
seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan
keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah
membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah
Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
(Annur ayat 21)

Pada ayat lian Allah berfirman :

Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah
mereka menahan pandangannya, dan memelihara
kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan
perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya.
Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke
dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya,
kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau
ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau
putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara
laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki
mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka,
atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka
miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak
mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak
yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan
janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui
perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah
kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang
beriman supaya kamu beruntung.
(Annur ayat 31)

Kemudian mari kita simak beberapa hadits :

"Sesungguhnya ditusukan kepada salah seorang dari
kalian dengan jarum dari besi lebih baik baginya
daripada ia menyentuh wanita yang tidak halal baginya"
Hadist Riwayat Ath Thabrani dalam shahihul jami hadist
no.4921

Pada zaman sekarang, jabat tangan antara laki-laki
dengan perempuan hampir menjadi tradisi. Tradisi bejat
itu mengalahkan akhlak Islami yang mestinya
ditegakkan. Bahkan mereka menganggap kebiasaan itu
jauh lebih baik dan lebih tinggi nilainya daripada
syariat Allah yang mengharamkanya. Sehingga jika salah
seorang dari mereka anda ajak dialog tentang hukum
syariat, dengan dalil-dalil yang kuat dan jelas, tentu
serta merta ia akan menuduh anda sebagai orang kolot,
ketinggalan zaman, kaku, sulit beradaptasi, ekstrim,
hendak memutuskan tali silaturrahim menggoyahkan niat
baik.....dan sebagainya.

"Kedua mata berzina, kedua tangan berzina, kedua kali
berzina dan kemaluanpun berzina." hadist riwayat Ahmad
1/412 Shahihul jami 4126

" Sesungguhnya aku tidak berjabat tangan dengan
wanita"
Hadist riwayat Ahmad6/357, dalam shahihul jami hadist
no2509

" Tidaklah seorang laki-laki berkhalwat dengan wanita
kecuali pihak ketiganya adalah setan"
Hadist riwayat tumudzi, 3/474 misyakatul mashabih ,
3188

" Sesungguhnya hendaknya tidak masuk seseorang
laki-laki dari kamu, setelah hari ini kepada wanita
yang tidak ada bersamanya (suami atau mahramnya),
kecuali bersamanya seorang atau dua orang laki-laki."
Hadist riwayat Muslim, 4/1711



> Kedua apakah hukum seorang ikhwan yang mempunyai
> pacar tapi belum
> pernah melakukan hubungan apapun seperti diatas,
> bahkan belum pernah
> berdua-duaan dimanapun kecuali di rumah akhwatnya
> sendiri dengan
> ditemani orang tua akhwat? (akhwat tersebut memakai
> pakaian
> berjilbab dan sesuai syar'iah)


Hadist riwayat Muslim, 4/1711

"Perempuan mana pun yang menggunakan parfum kemudian
melewati suatu kaum agar mereka mencium wanginya maka
dia seorang penzina"
Hadist riwayat Ahmad , 4/418, Shahihul Ja'mii 105

" Tidak (dibenarkan seorang) wanita bepergian kecuali
dengan Mahramnya"[/B] Hadist riwayat Muslim, 2/977

Dari Ibu Umar Ra, ia berkata, bersabda Rasulallah SAW
:

"Tiga (jenis manusia) Allah mengharamkan atas mereka
Surga: Peminum khamar (minuman keras), pendurhaka
(kepada orangtuanya) dan dayyuts (yaitu) yang
merelakan kekejian didalam keluarganya"

Hadist riwayat Bukhari, fathul bari 8/45

Penjelmaan diatas di zaman kita sekarang diantaranya
adalah menutup mata terhadap anak perempuan atau istri
yang berhubungan dengan laki-laki lain di dalam rumah
atau sekedar mengadakan pembicaraan dengan dalih
beraramah-tamah, merelakan salah seorang wanita dari
anggota keluarganya berduan dengan laki-laki bukan
mahram.*



Pertanyaan
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
kenapa pacaran tidak boleh? apakah karena aktivitasnya
seperti pegangan tangan dsb? kalo aktivitasnya diganti
menjadi ngaji bersama dan masih menjaga kontak antara
pria dan wanita ... semisal tidak jabat tangan atau
bersentuhan bagaimana?

saya punya sahabat laki2... tapi kami berkomitmen
untuk menikah nanti... kontak kulit insya Allah saya
jaga... kami hanya sebatas cerita untuk mengenal satu
sama lain, dan menunggu dia kerja dulu... apakah hal
ini diperbolehkan?? terima kasih

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Nb : saya tidak setuju dengan perjodohan, atau ta'aruf
yang hanya mengenal beberapa hari saja... soalnya
nikahkan untuk selama2lamanya..

Penjawab: Ustadz Abdullah Sholeh Hadrami

Jawaban:
Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh,
Dalam Islam tidak dikenal pacaran, yang benar dalam
Islam itu nikah dulu baru cinta, bukan cinta dulu baru
nikah.

Kemudian kalau mereka mengatakan bahwasanya pacaran
itu supaya tahu pacarnya, maka perlu diketahui bahwa
pacaran itu bukan ukuran. Karena ketika masih pacaran
semuanya serba indah bahkan mereka mengatakan "dunia
milik mereka berdua semuanya", ini adalah palsu dan
kebanyakan diantara mereka setelah menikah baru
masing-masing tahu aslinya sehingga tidak jarang
diantara mereka setelah lama berpacaran, 4 tahun
pacaran, baru menikah satu tahun sudah bubar gara-gara
mereka telah bercinta dulu sebelum menikah sehingga
ketika menikahpun cinta mereka telah habis

Jadi yang benar adalah menikah dulu, kemudian setelah
menikah baru bercinta. Namun ketika sebelum menikah
ada proses-prosenya dulu, yaitu saling tukar menuka
biodata, kemudian banyak tanya bagaimana akhlaknya,
din(agama)-nya, setelah semuanya cocok, sholat
istikharah terlebih dahulu, lalu bermusyawarah,
kemudian juga nadhor, baru nikah. Nah, setelah nikah
itulah kita mebangun rumah tangga, yang difirmankan
oleh Allah di surat Ar Rum ayat 21:

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia
menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu
sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram
kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan
sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang
berfikir."

Jadi Allah berfirman setelah menikah kemudian nanti
baru timbul sakinah, kedamaian ketentraman dan
didalamnya ada mawadah warahmah (cinta dan kasih
sayang)





Jadi, menurut kalian... Gimanakah pacaran itu??
Category: 0 komentar

Kiamat 2012?

Disclaimer : Hasan Youichi XD
Saya cuma minjem dari Notesnya~

____

Ada tiga tanda fenomenal dari tanda-tanda Kiamat yang perlu diantisipasi dewasa ini oleh umat manusia pada umumnya dan umat Islam pada khususnya. Dua di antara ketiga tanda itu masuk dalam kategori tanda-tanda besar Kiamat. Satu lagi kadang dimasukkan ke dalam tanda besar, namun ada pula yang menyebutnya sebagai tanda penghubung antara tanda- tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat.

Tanda penghubung antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat ialah diutusnya Imam Mahdi. Imam Mahdi merupakan tanda Kiamat yang menghubungkan antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat karena datang pada saat dunia sudah menyaksikan munculnya seluruh tanda-tanda kecil Kiamat yang mendahului tanda-tanda besar Kiamat. Allah tidak akan mengizinkan tanda-tanda besar Kiamat datng sebelum berbagai tanda kecil Kiamat telah tuntas kemunculannya.

Banyak orang barangkali belum menyadari bahwa kondisi dunia dewasa ini ialah dalam kondisi dimana hampir segenap tanda-tanda kecil Kiamat yang diprediksikan oleh Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam telah bermunculan semua. Coba perhatikan beberapa contoh tanda-tanda kecil Kiamat berikut ini:

* Dan perceraian banyak terjadi ويكثر الطلاق
* Dan banyak terjadi kematian mendadak (tiba-tiba) و الموت الفجاء
* Dan banyak mushaf diberi hiasan (ornamen) و حلية المصاحف
* Dan masjid-masjid dibangun megah-megah و زخرفت المساجد
* Dan berbagai perjanjian dan transaksi dilanggar sepihak و نقضت العهود
* Dan berbagai peralatan musik dimainkan و استعملت المأزف
* Dan berbagai jenis khamr diminum manusia و شربت الخمور
* Dan perzinaan dilakukan terang-terangan و فخش الزنا
* Dan para pengkhianat dipercaya (diberi jabatan kepemimpinan) و اؤتمن الخائن
* Dan orang yang amanah dianggap pengkhianat (penjahat/teroris) و خون الأمين
* Tersebarnya Pena (banyak buku diterbitkan) ظهور القلم
* Pasar-pasar (Mall, Plaza, Supermarket) Berdekatan تتقارب الأسواق
* Penumpahan darah dianggap ringan استخفاف بالدم
* Makan riba أكل الربا

Jadi kalau kita perhatikan, contoh-contoh di atas jelas sudah kita jumpai di zaman kita dewasa ini. Bahkan bila kita buka kitab para Ulama yang menghimpun hadits-hadits mengenai tanda-tanda kecil Kiamat, lalu kita baca satu per satu hadits-hadits tersebut hampir pasti setiap satu hadits selesai kita baca kita akan segera bergumam di dalam hati: “Wah, yang ini sudah..!” Hal ini akan selalu terjadi setiap habis kita baca satu hadits. Laa haula wa laa quwwata illa billah....

Jika tanda-tanda kecil Kiamat sudah hampir muncul seluruhnya berarti kondisi dunia dewasa ini berada di ambang menyambut kedatangan tanda-tanda besar Kiamat. Dan bila asumsi ini benar, berarti dalam waktu dekat kita semua sudah harus bersiap-siap untuk menyambut datangnya tanda penghubung antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat, yaitu diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat Islam. Hal ini menjadi selaras dengan isyarat yang diungkapakan Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam mengenai dua pra-kondisi menjelang diutusnya Imam Mahdi.

أُبَشِّرُكُمْ بِالْمَهْدِيِّ يُبْعَثُ فِي أُمَّتِي عَلَى اخْتِلَافٍ مِنْ النَّاسِ

وَزَلَازِلَ فَيَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا

“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kese-wenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad)

Nabi shollallahu ’alaih wa sallam mengisyaratkan adanya dua prakondisi menjelang diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat Islam. Kedua prakondisi tersebut ialah pertama, banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan kedua, terjadinya gempa-gempa. Subhaanallah. Jika kita amati kondisi dunia saat ini sudah sangat sarat dengan perselisihan antar-manusia, baik yang bersifat antar-pribadi maupun antar-kelompok. Demikian pula dengan fenomena gempa sudah sangat tinggi frekuensi berlangsungnya belakangan ini.

Berarti kedatangan Imam Mahdi merupakan tanda Akhir Zaman yang jelas-jelas harus kita antisipasi dalam waktu dekat ini. Dan jika sudah terjadi berarti kitapun harus segera mempersiapkan diri untuk mematuhi perintah Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam yang berkaitan dengan kemunculan Imam Mahdi. Kita diperintahkan untuk segera berbai’at dan bergabung ke dalam barisannya sebab episode-episode berikutnya merupakan rangkaian perang yang dipimpin Imam Mahdi untuk menaklukkan negeri-negeri yang dipimpin oleh para Mulkan Jabriyyan (Para penguasa yang memaksakan kehendak dan mengabaikan kehendak Allah dan RasulNya).

فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَبَايِعُوهُ وَلَوْ حَبْوًا عَلَى الثَّلْجِ فَإِنَّهُ خَلِيفَةُ اللَّهِ الْمَهْدِيُّ

“Ketika kalian melihatnya (Imam Mahdi) maka ber-bai’at-lah dengannya walaupun harus merangkak-rangkak di atas salju karena sesungguhnya dia adalah Khalifatullah Al-Mahdi.” (HR Ibnu Majah)

Imam Mahdi akan mengibarkan panji-panji Al-Jihad Fi Sabilillah untuk memerdekakan negeri-negeri yang selama ini dikuasai oleh para Mulkan Jabriyyan (Para penguasa yang memaksakan kehendak dan mengabaikan kehendak Allah dan RasulNya).Beliau akan mengawali suatu proyek besar membebaskan dunia dari penghambaan manusia kepada sesama manusia untuk hanya menghamba kepada Allah semata, Penguasa Tunggal dan Sejati langit dan bumi. Beliau akan memastikan bahwa dunia diisi dengan sistem dan peradaban yang mencerminkan kalimatthoyyibah Laa ilaha illAllah Muhammadur Rasulullahdari ujung paling timur hingga ujung paling barat.

Ghazawaat (perang-perang) tersebut akan dimulai dari jazirah Arab kemudian Persia (Iran) kemudian Ruum (Eropa dan Amerika) kemudian terakhir melawan pasukan Yahudi yang dipimpin langsung oleh puncak fitnah, yaitu Dajjal. Dan uniknya pasukan Imam Mahdi Insya Allah akan diizinkan Allah untuk senantiasa meraih kemenangan dalam berbagai perang tersebut.

تَغْزُونَ جَزِيرَةَ الْعَرَبِ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ فَارِسَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ

ثُمَّ تَغْزُونَ الرُّومَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ تَغْزُونَ الدَّجَّالَ فَيَفْتَحُهُ اللَّهُ

“Kalian akan perangi jazirah Arab dan Allah akan beri kemenangan kalian atasnya, kemudian kalian akan menghadapi Persia dan Allah akan beri kemenangan kalian atasnya, kemudian kalian akan perangi Ruum dan Allah akan beri kemenangan kalian atasnya, kemudian kalian akan perangi Dajjal dan Allah akan beri kemenangan kalian atasnya.” (HR Muslim)

Lalu kapan Nabiyullah Isa ’alihis-salaam akan turun dari langit diantar oleh dua malaikat di kanan dan kirinya? Menurut hadits-hadits yang ada Nabi Isa putra Maryam ’alihis-salaam akan datang sesudah pasukan Imam Mahdi selesai memerangi pasukan Ruum menjelang menghadapi perang berikutnya melawan pasukan Dajjal. Pada saat itulah Nabi Isa ’alihis-salaam akan Allah taqdirkan turun ke muka bumi untuk digabungkan ke dalam pasukan Imam Mahdi dan membunuh Dajjal dengan izin Allah.

Begitu Imam Mahdi dan pasukannya mendengar kabar bahwa Dajjal telah hadir dan mulai merajalela menebar fitnah dan kekacauan di muka bumi, maka Imam Mahdi mengkonsolidasi pasukannya ke kota Damaskus. Lalu pada saat pasukan Imam Mahdi menjelang sholat Subuh di sebuah masjid yang berlokasi di sebelah timur kota Damaskus tiba-tiba turunlah Nabi Isa ’alihis-salaam diantar dua malaikat di menara putih masjid tersebut. Maka Imam Mahdi langsung mempersilahkan Nabi Isa ’alihis-salaam untuk mengimami sholat Subuh, namun ditolak olehnya dan malah Nabi Isa ’alihis-salaam menyuruh Imam Mahdi untuk menjadi imam sholat Subuh tersebut sedangkan Nabi Isa ’alihis-salaam makmum di belakangnya. Subhanallah.

" ينزل عيسى بن مريم ، فيقول أميرهم المهدي : تعال صل بنا ،

فيقول : لا إن بعضهم أمير بعض ، تكرمة الله لهذه الأمة " .

"Turunlah Isa putra Maryam ’alihis-salaam. Berkata pemimpin mereka Al-Mahdi: "Mari pimpin sholat kami." Berkata Isa ’alihis-salaam: "Tidak. Sesungguhnya sebagian mereka pemimpin bagi yang lainnya sebagai penghormatan Allah bagi Ummat ini." (Al Al-Bani dalam ”As-Salsalatu Ash-Shohihah”)

Saudaraku, marilah kita bersiap-siap mengantisipasi kedatangan tanda-tanda Akhir Zaman yang sangat fenomenal ini. Tanda-tanda yang akan merubah wajah dunia dari kondisi penuh kezaliman dewasa ini menuju keadilan di bawah naungan Syariat Allah dan kepemimpinan Imam Mahdi beserta Nabiyullah Isa ’alihis-salaam.

Ya Allah, masukkanlah kami ke dalam barisan pasukan Imam Mahdi yang akan memperoleh satu dari dua kebaikan: ’Isy Kariman (hidup mulia di bawah naungan Syariat Allah) au mut syahidan (atau Mati Syahid). Amin ya Rabb.

http://www.eramuslim.com/suara-langit/kehidupan-sejati/tiga-tanda-kiamat-yang-harus-diantisipasi-dewasa-ini.htm
Category: 0 komentar

Perkenalan

Ha-halooo~

Ano~ Kenal saya bukan?

all : ENGGA!

*fitria : pundung*

Oke becandaaa~ Hehe. Saya Fitria, pengurus blog ini. XD Kalian pasti kenal saya dari blog Crimson Camellia's Blog! hoho.. Gak kenal juga? Oke, rajam saya *nyerahin piso roti*

Hn, oke *Jaim mode : ON*
Ini blog hasil (?) perbuatan (?) kekesalan (?) saya dan Dedef Rahma Santi yang bisa dikenal dari blog De-chan.. Sekumpuan cewek gila tapi berpahala #DUAR!

Okee.. Inilah Blog dimana anda-anda terutama para anggota Forjais SMEPSA bisa bergabung bersama dan saling share. Bener kan, Def?

Dedef : Iya.. Iya.. terserah lho aja mo bilang apa--

Fitria : *pundung episode 2*


Haha, itu sajalah. Oia, ada yang penting. Bahan-bahan blog ini kami ambil dari notes Kak Hasan Youichi yang dengan baik hatinya menyumbangan Notesnya. Makasih kak!


Follow and Comment please!!

Itu sajalah..

Sign,
Fitria n Dedef
Category: 0 komentar